|
|
Indonesian people great expectation, especially peasants, indigenous people, and rural people to the new government, Jokowi-JK, in resolving thousands of agrarian conflicts and agrarian reform implementation and presenting people’s safe place by social justice and prosperity principles seems to be disappeared.
|
|
|
Harapan besar rakyat Indonesia, khususnya kaum petani, masyarakat adat, dan rakyat pedesaan terhadap pemerintahan baru, Jokowi-JK yang selama ini digadang-gadang tentang penyelesaian ribuan konflik agraria dan pelaksanaan reforma agraria secara nasional untuk menghadirkan ruang aman rakyat dengan prinsip keadilan sosial dan kesejahteraan akhirnya menguap. Ternyata, faktanya di lapangan ruang aman dan keadilan agraria bagi rakyat hanya tinggal janji dalam teks Nawacita.
|